Minggu, 07 Oktober 2012

Fungsi AlihFungsi Alih persamaan diferensial linear, invariant-waktu suatu sistem didefinisikan sebagai perbandingan antara transformasi Laplace keluaran (fungsi tanggapan) terhadap transformasiLaplace masukan (fungsi penentu) dengan anggapan bahwa semua syarat awal nol.Aksi KontrolTerdapat enam aksi kontrol dasar yang biasa digunakan pada kontroler analog industri danmenjadi ketentuan dalam menganalisa suatu sistem kontrol, yaitu :- aksi kontrol dua posisi atau ³on-off´,- aksi kontrol proporsional,- aksi kontrol integral,- aksi kontrol proporsional ditambah integral,- aksi kontrol proporsional ditambah turunan,- aksi kontrol proporsional ditambah turunan dan integral.Respon Transien dan Respon Keadaan Tunak Respon waktu sistem kontrol terdiri dari dua bagian : respon transien dan keadaan tunak (steadystate). Yang dimaksud dengan respon transien adalah respon sistem yang berlangsung darikeadaan awal sampai keadaan akhir. Sementara untuk respon keadaan tunak, dimaksudkansebagai perilaku keluaran sistem jika
t
mendekati tak terhingga.Penggolongan Tanggapan TransienDalam beberapa kasus praktek, karakteristik kinerja yang diinginkan dari suatu sistem kontroldicirikan oleh suku besaran daerah asal waktu Biasanya, karakteristik kinerja suatu sistemkontrol dicirikan oleh suku tanggapan transien terhadap masukan tangga satuan karena hal itumudah ditimbulkan dan cukup drastis. Tanggapan transien suatu sistem kontrol secara praktek selalu menunjukkan osilasi teredam sebelum mencapai keadaan tunaknya. Dalammenggolongkan karakteristik tanggapan transien suatu sistem kontrol terhadap masukan tanggasatuan, umum dikelompokkan sebagai berikut :1. Waktu tunda,
t
d
: waktu yang diperlukan oleh tanggapan untuk mencapai setengah nilai akhir untuk waktu yang pertama.


2
. Waktu naik,
t
r
: waktu yang diperlukan oleh tanggapan untuk naik dari 10% menjadi 90%, 5%menjadi 95%, 0% menjadi 100% dari nilai akhir yang biasa digunakan. Untuk sistem atasredaman waktu naik yang biasa digunakan 10% menjadi 90%. Berikut rumus yang digunakan :
t
r
=

3. Waktu puncak,
t
p
: waktu yang diperlukan tanggapan untuk mencapai puncak pertamaovershoot.
t
p
=

4. Maksimum (persen) overshoot,
M
p

: nilai puncak kurva tanggapan diukur dari satuan. Apabilanilai akhir keadaan tunak tanggapannya jauh dari satu, maka biasa digunakan persen overshootmaksimum, dan didefinisikan oleh :Maksimum (persen) overshoot =


5. Waktu turun,
t
s
: waktu yang diperlukan untuk menanggapi kurva agar dapat mencapai dantetap berada dalam gugus nilai akhir ukuran yang disederhanakan dengan persentase mutlak harga akhirnya (biasanya
2
% dan 5%). Waktu turun tadi dihubungkan dengan tetapan waktuterbesar sistem kontrol.
t
r
=

(kriteria
2
%)
t
r

=

(kriteria 5%)Langkah-langkah membuat tempat kedudukan akar :1. Tempatkan kutub-kutub dan nol dari
G
(
s
)
H
(
s
) pada bidang
s
. Cabang-cabang tempatkedudukan akar akan mulai dari kutub-kutub loop terbuka dan berakhir pada nol (nol yangterbatas dan nol yang di tak terhingga).
2
. Tentukan tempat kedudukan akar pada sumbu nyata.3. Tentukan asimtot dari cabang-cabang tempat kedudukan akar.4. Dapatkan titik-titik ³breakway´ dan ³break-in´.5. Tentukan sudut berangkat (sudut datang) tempat kedudukan akar dari kutub kompleks (padanol kompleks).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar